Saidiman: Saya Rindu Agama yang Dulu - Hallo Pembaca
Portal Berita, Berita kali ini adalah Saidiman: Saya Rindu Agama yang Dulu, Berikut ini artikelnya.
lihat juga
Saidiman: Saya Rindu Agama yang Dulu
| Isu SARA yang berembus kencang sepanjang perhelatan Pilkada DKI 2017, masih terdengar gaungnya. Dugaan adanya politisasi agama demi mencari dukungan untuk memenangkan sebuah pesta demokrasi, seakan-akan tak permah hilang dari bangsa ini.
Saling tuding, fitnah, bahkan mengintimidasi lawan, masih menjadi isu yang hangat di media sosial.
Tak dipungkiri, isu politisasi dan intimidasi mengatasnamakan agama ini kemudian membuat gusar banyak pihak. Begitu juga yang dirasakan oleh peneliti Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Saidiman Ahmad.
Kerinduan akan penerapan nilai-nilai agama pada tempatnya disampaikan Saidiman lewat akun Twitter-nya.
"Saya rindu agama yang dulu hadir pada masa kecilku: agama yang indah dan membawa gembira, bukan yang politis dan intimidatif begini," ujar Saidiman, dikutip Senin (29/5/2017).
Sebelumnya, pengamat politik Ray Rangkuti mengungkapkan, perhelatan Pilkada DKI 2017 yang baru saja digelar bukan hanya menampilkan bagaimana cara para kandidat mengelola kota dan pemerintahan, tapi juga diwarnai oleh isu SARA yang begitu vulgar yang memecah belah warga ibukota.
"Jakarta dipecah oleh isu SARA yang begitu vulgar. Tak hanya agama, identitas suku atau etnik juga membelahnya. Inilah pilkada di man a SARA dipergunakan secara luas, panjang dan sangat terbuka," kata Ray kepada Netralnews.com, Kamis (18/5/2017).
"Dikotomi kita dengan mereka seolah tak mampu lagi dijembatani oleh kita adalah Indonesia. Identitas seiman dan berbeda iman begitu gencar disuarakan. Rumah-rumah ibadah dipergunakan untuk mempertegas kita dengan mereka," sambungnya.
Karenanya Direktur Lingkar Madani Indonesia ini mengharapkan, defenisi tak seiman dan karena itu tak boleh dipilih harus dinyatakan sesuatu yang tak patut diumbar demi keuntungan politik.
"Mengumbar identitas SARA terbukti bukan saja menenggelamkan visi misi calon kepala daerah tapi membuat masyarakat kita terpecah bahkan setelah pilkada-nya berlalu jauh. Rekonsiliasi dan pendinginan suas ana itu tentu baik," ujarnya.
Reporter : Adiel Manafe Editor: YC Kurniantoro | | RSS to Email Formatted | | | |
Itulah Berita Saidiman: Saya Rindu Agama yang Dulu
Sekian berita tentang Saidiman: Saya Rindu Agama yang Dulu, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua
Anda sedang membaca artikel
Saidiman: Saya Rindu Agama yang Dulu dan artikel ini url permalinknya adalah
https://beritahubulat.blogspot.com/2017/05/saidiman-saya-rindu-agama-yang-dulu.html Semoga artikel
ini bisa bermanfaat.