Rizieq Ingin Kepulangannya Disambut Seperti Ayatollah Khomeini - Hallo Pembaca
Portal Berita, Berita kali ini adalah Rizieq Ingin Kepulangannya Disambut Seperti Ayatollah Khomeini, Berikut ini artikelnya.
lihat juga
Rizieq Ingin Kepulangannya Disambut Seperti Ayatollah Khomeini
 | | Meme Rizieq ingin disambut seperti Khomeini. | Beritakepo.com. Salah satu pengacara Habib Rizieq Shihab, Sugito Atmo Pawiro mengatakan kliennya akan pulang ke Indonesia dalam waktu dekat menyusul penetapan sebagai tersangka kasus chat mesum di WhatsApp. Imam Besar FPI tersebut berharap terjadi penyambutan seperti saat Ayatollah Khomeini pulang ke Teheran ketika Revolusi Iran terjadi pada 1 Februari 1979.
Sugito, yang mengaku sedang berada di Mekkah dan telah bertemu dengan Rizieq Shihab, mengonfirmasi kepada BBC Indonesia bahwa pemimpin Front Pembela Islam (FPI) saat ini masih berada di Arab Saudi.
Polisi telah menaikkan status Rizieq dari saksi menjadi tersangka dalam kasus percakapan via WhatsApp berkonten pornografi yang diduga melibatkan dirinya dan Firza Husein.
Ia dijerat Undang-Undang Pornografi tahun 2008 dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. Menurut Sugito, Rizieq menghadapi penetapannya sebagai tersangka dengan "sangat santai, enggak ada beban".
"Ini adalah fitnah, dan harus dihadapi. Dan tidak ada yang dikhawatirkan sedikitpun karena ini adalah rekayasa hukum, bukan fakta hukum," kata Sugito.
Namun demikian pemimpin FPI, yang sebelumnya aktif turun dalam demonstrasi menentang mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dalam kasus penistaan agama, tidak memenuhi dua panggilan untuk diperiksa oleh polisi.
Perintah penangkapan
Polda Metro Jaya mengatakan telah mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Rizieq, yang dikirimkan ke kediamannya di Petamburan, Jakarta Pusat. Penyidik juga dikabarkan sudah mendatangi Dirjen Imigrasi untuk memastikan keberadaan Rizieq.
Jika setelah semua langkah itu ditempuh dan Rizieq belum juga memenuhi panggilan, maka polisi akan menerbitkan daftar pencarian orang (DPO), kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono.
Secara terpisah, Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Martinus Sitompul mengatakan kepolisian akan melakukan rapat dan gelar perkara demi menentukan apakah bantuan dari Interpol dibutuhkan.
"Kalau kita menganggap bahwa ada kebutuhan masyarakat internasional, karena (Rizieq) di luar negeri, kita akan terbitkan nanti red notice (permintaan penahanan sementara)," kata Martinus di lobi gedung Divhumas Polri, Selasa (30/05). | | RSS to Email Formatted | | | |
Itulah Berita Rizieq Ingin Kepulangannya Disambut Seperti Ayatollah Khomeini
Sekian berita tentang Rizieq Ingin Kepulangannya Disambut Seperti Ayatollah Khomeini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua
Anda sedang membaca artikel
Rizieq Ingin Kepulangannya Disambut Seperti Ayatollah Khomeini dan artikel ini url permalinknya adalah
https://beritahubulat.blogspot.com/2017/05/rizieq-ingin-kepulangannya-disambut.html Semoga artikel
ini bisa bermanfaat.